Sebuah Pilihan Hidup


Ku melangkah menyusuri lembah-lembah kehidupan, bertumpu pada kaki mungil ini yang tak tau arah tujuan, disana tak kutemukan apapun kecuali hamparan pohon-pohon yang menjulang tinggi, menutupi sinar mentari. Aku menanyakan pada diriku sendiri, sebenarnya kemanakah kakiku ini melangkah? jalan setapak hadir menemani setiap pijakanku ke bumi. Hingga sampai pada jalan yang bercabang. Jalan yang satu menurun dan tampak indah, dengan dikanan kirinya diselingi bunga-bunga setaman yang baunya sudah tercium dari tempatku berdiri sekarang. jalan yang lain sangat terjal dan menanjak, pun juga diselingi bunga setaman tapi dalam setiap tangkai terdapat duri-duri yang tajam.
Hatiku gundah, jalan yang mana yang aku pilih? mau tidak mau, aku harus memilih salah satu dari jalan lain ini. Akhirnya aku memantapkan dalam hati dan jalan yang aku pilih adalah jalan yang menanjak dan terjal. Dan mudah-mudahan di sanalah aku menemukan tujuanku, sebuah taman yang indah, tempat peristirahatanku yang terakhir. Pikirku, jalan terjal dan menanjak ini akan mengajarkankutentang kehidupan. belajar untuk tidak takut, tidak mudah putus asa, dan tetap teguh dan sabar untuk menapaki setiap langkah dalam hidupku…

JhuChin Blog's All Right Reserved .W-Effendy