Antara Teknologi, Mitos dan Alam


Sebuah Film Bioskop berjudul Avatar. yang didalamnya menceritakan kisah seorang manusia yang dengan sengaja (dengan teknologi) masuk kedalam tubuh raksasa bernama Avatar. dia bernama Jake Sully, di dunia nyata ia mengalami cacat fisik, yaitu lumpu. sehingga ia selalu dengan kursi rodanya, kemanapun ia pergi. dia memiliki kebiasaan menceritakan kesehariannya di video diarynya.

awalnya dia di kirim ke dalam dunia Avatar bersama doktor Grace, seorang ilmuwan yang ingin mempelajari tanah avatar. Diapun membuat kesepakatan dengan pihak militer yang ingin menghancurkan tanah avatar. dia harus mencari dimana letak tanah yang paling sakral. Paling penting milik mereka yang di jadikan simbol kehidupan.

pertama kali Jake mendarat ketanah avatar dia mengalami masalah. karena keisengannya menyentuh bunga-bunga(terlihat seperti bunga purba), ketika itu muncul hewan besar(badak dengan moncong kapak seperti hiu kapak) dia selamat dari masalah pertama karena kehadiran hewan besar berkelakuan seperti beruang. tetapi ia berlari seperti seekor chetah. ia berwarna hitam.

kemudian Jake lolos dengan cara terjun kedalam air (karena tidak ada jalan lain)
dari sisnilah kisah Avatar dan pembantaiannya di mulai.

desa Avatar, tanahnya akan bercahaya bila di pijak dimalam hari. seperti didalam dongeng karena ini memang kisah fiktif, tetapi tampilan gambarnya akan mengingatkan kita betapa sebenarnya kita merindukan lingkungan alam yang masih hijau. hutan alami yang masih menghadirkan kejutan-kejutan. kehidupan hutan alami dengan hewan-hewan liarnya.

dokter Grace membuat teknologi agar bisa menginjak tanah avatar dan berbaur dengan penduduknya tanpa harus memakai tabung gas. dia berhasil mempelajari kehidupan penduduk avatar. yang ternyata mereka memiliki kebudayaan, adat istiadat yang sangat kental. mereka berkomunikasi dengan bahasa mereka sendiri. walaupun sebenarnya mereka juga bisa berkomunikasi dengan bahasa inggris. yang unik dari kebudayaan manusia avatar adalah akan mengingatkan kita pada penduduk papua. mitos unik yang menjadi kepercayaan mereka adalah adanya pohon jiwa. pohon ini tidak berdaun melainkan memiliki sulur berwarna putih yang dipercaya menyimpan roh-roh nenek moyang mereka. dan juga dewa mereka. kepercayaan animisme sangat kental di sini. terutama prosesi penyembuhan yang dilakukan oleh pemimpin adat mereka.

peralatan perang mereka akan mengingatkan kita pada perang kemerdekaan penduduk pribumi, Indonesia. ketika melawan penjajah. Di avatar, perang teknologi, alat-alat berat dan senjata api dilawan dengan busur dan anak panah.kecepatan terbang helikopter di lawan dengan kecepatan terbang burung. burung ini serupa burung purba. namun ketika terbang terlihat dari atas maupun belakang akan terlihat seperti ikan pari.

manusia-manusia avatar membuat strategi sendiri di pimpin oleh Jake. mereka unggul dalam hal menguasai tanah avatar tetapi mereka tidak unggul dalam persenjataan. hanya tekad mereka yang menjadi kekuatan dalam keterbatasan itu. banyak pasukan tetapi senapan lebih cepat dari mereka. perang ini menjatuhkan banyak korban. meskipun begitu mereka menang setelah mendapatkan bantuan dari Alam. setelah sebelumnya Jake berbicara di pohon aywa(begitu masyarakat avatar menyebutnya) meminta bantuan. bantuan datang berupa hadirnya geromblan hewan-hewan. seperti badak berkapak (penulis menyebutnya demikian), dan serigala hitam, juga burung-burung purba.

pada akhirnya. menurut pendapat penulis. film ini terinspirasi dari berbagai kebudayaan dunia. terlihat dari cara berpakaian manusia avatar. jika penulis pribadi melihatnya seperti penduduk Papua. bahwa umat manusia akhirnya merindukan udara yang bersih. oksigen untuk bernafas. dan merindukan hutan liar beserta isinya. bukankah sekarang semakin jarang di jumpai hutan dan tanaman-tanaman liar beserta hewan-hewan liarnya?

dan yang tidak disagka dari produksi film ini adalah kepercayaan terhadap mitos dan legenda yang sangat kental bukankah ini membuktikan kita sebagai manusia tetap hidup dengan cerita, legenda dan mitosyang tidak mungkin kita hindari. walau bagaimanapun kita harus percaya bahwa hal-hal yang tidak mungkin (di luar nalar) bisa saja terjadi dan ada.


berbanggalah menjadi penduduk negara yang memiliki beragam legenda, budaya dan bahasa.

JhuChin Blog's All Right Reserved .W-Effendy